Matematika Kehidupan

Keteraturan adalah Fitrah Allah

Juli 15, 2008 · 1 Komentar

“Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung – gunung dan Kami tumbuhankan padanya segala sesuatu menurut ukuran” (QS. Al-Hijr 15 : 9)


1. Alam semesta diatur secara terukur(phytagoras). Sederhananya : kalau ada 2 ekor sapi di tambah dengan 3 ekor sapi akan mendapatkan 5 ekor sapi, tidak mungkin 7 ekor sapi. Bayangkan kalau menjadi 7 ekor sapi!!!

2. Sebuah Persamann itu bagiku tak lain ungkapan dari pikiran Tuhan ( Ramajunan ) Kalau Phytagoras membimbing melihat alam secara qualitataif Ramajunan mencerahkan bahwa sesuatu yang bergerak di alam tunduk pada hukum universal, persamaan itulah hukum universal

3. Matematika adalah Bahasa ( JW Gibbs ) Jelas …. cara baca kita terhadap hukum alam tadi akan lebih mudah dengan mengunakan simbol, kita ambil contoh aljabar misalkan itik = x dan ayam = y kita bisa mengatakan 3x + 2y digabung dengan 2x + 4 y sama dengan = 5x + 6y

4. Salah Satu tujuan utama penyelidiakan teoritis adalah menemukan sudut pandang pokok persoalan menjadi kesederhanaan yang paling tinggi – greatest simplicity ( JW Gibbs ) Di sini peran simbol menjadi nyata artinya dengan simbol menjadi sederhana dan mudah dipahami juga menghindarkan bias ketika kita bertukar pikiran

5. Bahasa Matematika memiliki keunggulan yang besar dibanding dengan bahasa biasa ( LG Chirstorph ) Perhatikan bila jarak X, kita sudah menempuh sejauh a maka sisa perjalanan kita adalah X – Y Dengan demikian kita bisa fokus, tidak menimbulkan kebingungan Masing ingat soal cerita yang diberikan Guru kita dulu ? bahasa Matematika membuatnya mudah dipahami Nah Biar tidak pusing …

(sumber: Filsafat matematika)

Kategori: Percikan

1 response so far ↓

  • Joko M // Juli 16, 2008 pada 7:08 am

    mas isinya bagus, tidak beda detektif matematika dengan detektif pada umumnya, mengungkap kasus yang belum diketahui. Sukses

Tinggalkan sebuah Komentar