Matematika Kehidupan

Menjadi Detektif Matematika

Juli 15, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pekerjaan detektif merupakan kerjaan yang memerlukan penalaran logika yang matang dan ini terjadi di semua kehidupan, dunia intelegen, reserse maupun hukum apalagai kehidupan yang berkenaan dengan science.

Tentunya matematika merupakan cabang ilmu logika yang sudah diakui kevalidannya. Meskipun kalau di sekolah hanya berkutat pada angka dan rumus, tetapi filosofinya tidak banyak di ketahui oleh orang, sehingga kesannya matematika rumit dan menjemukan.

Sebagaimana Enstein dulunya tidak suka matematika, keluarganyalah yang memotivasinya dengan cara berpura-pura menjadi detektif matematika.

Langkah – langkah menjadi Detektif Matematika:

1. Pahami Logika Persoalannya!

  • Susun Informasinya ke dalam dua kategori, yaitu kategori “yang diketahui” dan “yang harus ditemukan”
  • Pahami sungguh-sungguh informasi dalam kategori “yang diketahui”
  • Pahami sungguh-sungguh informasi dalam kategori “yang harus ditemukan

2. Pilihlah konsep dan Rumus yang cocok dengan Persoalannya

  • Pahami kata kunci soalnya dan tentukan termasuk kategori konsep matematika apa kata kunci tersebut!
  • Temukan mata rantai kelogisannya antara “yang diketahui” dan “yang harus ditemukan”
  • Tentukan rumus yang cocok dan singkat

3. Selesaikan Persoalan!

  • Tentukan langkah-langkah penyelesainnya
  • Lakukan perhitungan
  • Lakukan pengecekan terhadap hasil perhitungan

Demikian saya ambil dari buku “Filsafat Dunia Pendidikan”.

Contoh Kasus:

Ada seorang pria yang tinggal di lantai paling atas di sebuah apartemen yang sangat tinggi. Setiap hari ia menggunakan lift menuju ke lantai dasar, meninggalkan apartemen itu lalu pergi bekerja. Sekembalinya dari kerja, ia hanya bisa naik ke separuh perjalanan saja, sisanya ia harus berjalan kaki menggunakan tangga, kecuali hari sedang hujan. Mengapa? (Ini mungkin adalah teka-teki klasik yang paling terkenal dari sekian banyak teka-teki berpikir lateral yang ada. Meski terdapat banyak kemungkinan jawaban yang sesuai dengan kondisi-kondisi di atas, namun hanya ada sebuah jawaban “resmi” yang benar-benar memuaskan.

Pembahasan

Yang diketahui :

- Pria tinggal di lantai tertinggi

- pergi pakai lift bisa sampai ke lantai dasar

- pulang pakai lift, tapi hanya separoh lantai saja, kecuali saat hujan

Yang harus ditemukan :

- Bagaimana kondisi orang tersebut, mengapa berlaku demikian?

Dari analisa kasus demikian memang banyak kemungkinan, tapi yang benar – benar memuaskan adalah orang tersebut bisa pulang naik lift langsung ke lantai tertinggi hanya saat kondisi hujan, berarti ada kondisi lain yang memungkinkan orang tersebut bisa langsung ke lantai atas. Dalam benak kita tahu bahwa saat hujan biasanya orang pergi keluar memakai payung, jadi dengan menggunakan payung dia bisa menjangkau nomor lantai tertinggi karena orang itu pendek.

Sekarang coba yang kasus yang ini:

Seorang pria pergi ke sebuah pesta dan minum beberapa gelas punch (semacam minuman campuran dengan es batu). Tak lama kemudian ia pergi meninggalkan pesta. Semua orang lain dalam pesta itu yang juga minum punch meninggal karena keracunan. Mengapa pria tadi tidak ikut meninggal?

Kategori: Tips' and Trik

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Tinggalkan sebuah Komentar